Dari Negeri Sakura untuk Anak Bangsa.

Mendengarkan Siaran Radio Indonesia di Negeri Sakura

Daun momiji yang perlahan mulai menguning, dan suhu udara yang beranjak turun telah menyatakan pada kita bahwa masanya musim gugur di belahan bumi utara telah tiba. Sembari menikmati pekatnya teh hijau, dendang lagu dari Tanah air yang disiarkan melalui radio streaming jradio.ppijepang.org mengobati sedikit rindu yang terbuka.

128

Memandang langit negara matahari terbit ini membuat saya ingin rasanya berterima kasih kepada Reginald Aubrey Fessenden, kicauannya di udara Virginia pada 23 Desember 1900, dengan menggunakan radio terus berlangsung seabad setelahnya. Memang radio zaman beliau mungkin dipenuhi suara “kresek-kresek” akibat noise yang timbul dari sistem analog dan membuat kualitas siaran tidak sejernih radio abad 21 yang menggunakan sistem digital. Namun tentulah itu menjadi permasalahan sampingan, karena radio merupakan sumber kebahagiaan. Ya, bahagia itu sederhana! Sesederhana air hangat yang dibubuhkan daun teh hijau dan diminum di kala pagi.

2

Negara kepulauan Indonesia dan Jepang

Sambil kembali menyeruput teh hijau, pikiran ini melayang pada banyaknya kesamaan antara Indonesia dan Jepang. Mendunianya nama-nama pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua dan Bali membuat negara manapun tak akan menyela bahwa Indonesia patut digelari sebagai negara Kepulauan. Tak ubahnya dengan Indonesia, Kyushu, Honshu, Hokaido, Okinawa merupakan nama-nama pulau di Jepang yang sangat dikenal namanya di dunia. Sebagai negara kepulauan sejak tahun 1925 Indonesia dan Jepang mengandalkan radio untuk menyebarkan pesan. Sungguh banyak kesamaan!

Siaran radio di Jepang oleh pelajar Indonesia

Kurang lebih 14.980 KM jarak Jepang dan Indonesia, membuat para pelajar di Indonesia terus berupaya untuk mengobati rasa rindu yang kadang tak tertahankan. Maka jangan heran, bila pukul 7-9 malam waktu Jepang, akan terlihat anak-anak Indonesia belajar ataupun bekerja sambil menggunakan headset dan tersenyum sendiri. Di Jam segitu biasanya, akan terdengar suara para pelajar Indonesia di Jepang yang bercuap melalui siaran radio streaming.

Logo Radio PPI Jepang

3

Memang sih, siaran radio ini baru dapat dinikmati pada awal Juli 2015. Yap, radio PPI Jepang yang acap ditongkrongi para mahasiswa di Jepang dan pendengar di belahan bumi lainnya baru didirikan pada tahun 6 Februari 2015 dan grand launching pada 17 Agustus 2015 dengan kerja sama pemerintah Indonesia melalui kedutaan besar republik Indonesia (KBRI) di Tokyo dan Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang.

Sungguh mengharukan melihat perjuangan kerjasama antara pemerintah Indonesia dan para pelajar Indonesia di Jepang yang tersebar di berbagai pulau ini bersatu dan mengerahkan tenaga agar radio yang bertujuan untuk menjadi media inklusif dalam hal menyampaikan ilmu pengetahuan dengan kemasan yang menyenangkan, menjadi media yang menyuarakan semagat belajar, bekerja, persatuan dan gotong royong anak bangsa. Terkenalnya bunga sakura yang menjadi identitas negara Jepang, menginspirasi para pendiri radio PPI Jepang menggunakan kalimat “dari negeri sakura untuk anak bangsa” sebagai tagline radio.

424

4PPI Fukuoka, Hanami 2015

Bagi yang ingin mendengarkan siaran para pelajar Indonesia dari Jepang ini jangan lupa untuk menyimak setiap hari jam 7-9 pm waktu Jepang (5-7 pm waktu Indonesia) di jradio.ppijepang.org.

Oleh :

Fadilla Zennifa

Graduate School of Systems Life Science, Kyushu University

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *